Ghazal untuk Ramadhan [bukan Rabiah! ]

Seorang penyair mengatakan :

ياذا الذي ما كفاه الذنب في رجب

حتى عصى ربه في شهر شعبان


لقد أظلك شهر الصوم بعدهما

واتل القرآن و سبح فيه مجتهدا


كم كنت تعرف ممن صام في سلف

من بين أهل وجيران وإخوان


أفناهم الوت واستبقاك بعدهم

حيا فما أقرب القاصي من الداني


“Wahai jiwa yang tidak puas berbuat dosa di bulan Rejab
Hingga ia bermaksiat lagi di bulan Sya’ban

Telah datang kepadamu bulan puasa setelah keduanya
Janganlah kau jadikan bulan bergelumang dosa

Bacalah Al-Qur’an dan pujilah Dia dengan segala ketulusan
Inilah bulan pujian dan bacaan Al-Qur’an

Berapa banyak mereka yang dahulunya berpuasa
Keluarga, tetangga, hingga saudara

Maut telah menjemput mereka meninggalkanmu sebatang kara
Sungguh alangkah dekatnya kematian itu dibanding mereka yang disamping kita.”

Seorang alim menyatakan:

أتى رمضان مرزعة العباد

لتطهير القلوب من افساد


فأد حقوقه قولا و فعلا

وزادك فاتخذه للمعاد


فمن زرع الحبوب وما سقاها

تأوه نادما يوم الحصاد


“Ramadhan telah tiba sebagai ladang bagi hamba
Untuk membersihkan hati dari berbagai kerosakannya

Maka tunaikanlah hak (Ramadan) dengan perkataan dan perbuatan mulia
Dan jadikanlah bulan itu sebagai bekal untuk hari kemudian nantinya

Barangsiapa yang menabur biji tetapi ia tidak menyiramnya
Nescaya ia akan merintih menyesal ketika musim menuainya.”

(Latha’if al-Ma’arif : 280, Ibnu Rajab al-Hanbali).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: